Tampilkan postingan dengan label Anisa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anisa. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 Juni 2011

Belum Sempat Dioperasi Anisa Meninggal

JAMBI, TRIBUNJAMBI.COM - Perjuangan Anisa untuk bertahan hidup berakhir sudah. Bocah enam bulan, putri pasangan Oscar Tono (38) dan Evi Trisyani tersebut menghembuskan napasnya yang terakhir di Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo Jakarta, Kamis (16/6).
"Dia meninggal Jam 15.00 (kemarin) setelah dokter menyedot cairan yang ada di perut dan paru-parunya," kata Evi yang dihubungi Tribun melalui telepon Kamis (16/6) malam. "Memang sudah kehendak Tuhan, kita sudah berusaha membawanya kesini untuk kesembuhannya namun Tuhan berkehendak lain," kata Evi.

Menurut dokter yang menangani putrinya tersebut, Evi menjelaskan, livernya telah mengecil dan paru-parunya dipenuhi air. "Belum sempat anak saya dioperasi, baru disedot cairannya ia sudah diambil Yang Kuasa," ujar Evi.

Evi dan suaminya serta neneknya membawa Anisa ke RSCM setelah mendapatkan bantuan dari Gubernur Jambi Hasan Basri Agus (HBA). Mereka berangkat ke Jakarta, Sabtu (11/6). "Kami ingin segera pulang, agar jasad anak saya bisa segera dimakamkan," kata Evi. Namun masalah kembali membelit. Biaya yang diperlukan untuk kepulangan cukup banyak.

"Kami sudah menunggu di rumah. Kalaupun tidak semuanya bisa segera pulang yang penting jenazahnya bisa segera dibawa pulang," kata Nila, tante almarhumah Anisa.

http://jambi.tribunnews.com/2011/06/16/belum-sempat-dioperasi-anisa-meninggal

Rabu, 01 Juni 2011

Balita Butuh Uluran Tangan Dermawan

JAMBI – Sungguh malang nasib balita yang baru berusia 6 bulan harus menanggung derita akibat kondisi perutnya semakin hari semakin membesar.

Anisa adalah anak ke empat dari pasangan Evi Trisyani dan Heru, mereka selama ini menumpang hidup di rumah salah satu kerabat mereka di kawasan Rt. 55, No. 52, Kelurahan Jelutung, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi.
Penyakit Anisa pertama kali diketahui sejak ia berumur 3 bulan dengan mulai membesarnya, dari hari ke hari perut Anisa bertambah membesar hingga urat di perutnya kelihatan dan kakinya ikut membengkak.

Oleh kedua orangtuanya, Anisa dibawa berobat ke umah Sakit Umum Raden Mattaher Jambi dengan bantuan kartu Jamkesda bagi orang yang kurang mampu, menurut dokter yang merawatnya, Anisa menderita penyakit gangguan Liver dan Hepatitis B sehingga harus segera dioperasi untuk mengeluarkan cairan di perutnya, Karena peralatan medis di Jakarta lebih lengkap, ujar sang dokter.

Namun apa daya, faktor ekonomi orangtua lagi-lagi menghambat pengobatan si kecil.
Kerja orangtua Anisa hanyalah seorang penjaga malam disebuah persewaan lapangan futsal yang tidak cukup untuk biaya pengobatan Anisa.

Kini keluarga hanya bisa pasrah dan berharap ada dermawan yang mau membantu biaya pengobatan bagi buah hati mereka, (nug).