Tampilkan postingan dengan label Bahasa Mandarin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bahasa Mandarin. Tampilkan semua postingan

Minggu, 24 Agustus 2014

Ratusan Anak SD Ikut Lomba Baca Syair Mandarin Di Jambi

JAMBI, ayojambi.com - Lembaga Koorninasi Pendidikan Bahasa Mandarin Jambi akan mengadakan Lomba Baca Syair tingkat Sekolah Dasar (SD) Se-Kota Jambi di Hotel Duta Jalan DR Sam Ratulangi Jambi (lihat foto).
Lomba dilaksanakan pada tanggal 24 Agustus 2014, pukul 13.00 sampai selesai di Hotel Duta yang terletak di jantung pusat Kota Jambi, yakni di Jalan DR Sam Ratulangi Jambi.

Peserta lomba diikuti putra-putri Sekolah Dasar Swasta maupun Sekolah Dasar Negeri yang terdapat di Kota Jambi, kategori perlombaan dibagi dua kelompok, kelompok 1 terdiri dari kelas I, II dan III. Sedangkan kategori 2 terdiri dari kelas IV, V dan VI.

Sebelum memasuki season kedua, peserta dihibur oleh tarian, drama dan koor yang dibawakan oleh anak-anak sekolah dasar.

Patut kita acung jempol atas antusianya dan mental yang dimiliki oleh anak sekolah dasar, selain itu kita juga perlu berikan dukungan kepada peserta lomba baca Syair, mereka baca syair Mandarin dengan sangat lancar dan tanpa rasa takut atau grogi. Terlihat begitu banyak pengunjungnya yang memberikan aplus kepada setiap peserta.

Menurut ketua panitia pelaksana Setepanus, Lomba Baca Syair ini pertama kali dilakukan untuk tingkat sekolah dasar, sedangkan untuk tingkat SMP dan SMA sudah sering dilakukan. (Romy)
* www.ayojambi.com/

Rabu, 28 September 2011

Rakyat Malaysia Harus Bisa Bahasa Mandarin

KOMPAS.com - Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak mengimbau rakyatnya untuk bisa berbahasa Mandarin. "Penguasaan bahasa Mandarin penting lantaran China akan menjadi kekuatan super di bidang ekonomi," kata Razak sebagaimana warta Sinchew Daily pada Senin (26/9/2011).
Bagi Razak, penguasaan bahasa Mandarin menjadi kunci agar rakyat Malaysia bisa mendapat tempat dalam persaingan bisnis. "Kami ingin semakin banyak warga Malaysia dari berbagai golongan mampu memenangi persaingan bisnis bersama China," imbuhnya.

Tak jauh-jauh, Razak mengisahkan pengalaman keluarganya yang sejak lama membina hubungan dengan China. Menurutnya, ayahnya, Abdul Razak Hussein sudah membuka hubungan diplomatik Malaysia dengan China sejak 1974. Abdul Razak Hussein adalah perdana menteri kedua Malaysia.

Sementara, putera Najib Razak, Norashman Razak Mohd Najib (21), tahun lalu menyelesaikan studi bahasa Mandarin di Universitas Beijing. Najib Razak juga mengingatkan kalau rakyat Malaysia mesti mengambil sisi positif dari pepatah China yang mengatakan segala usaha harus dilakukan untuk mengutamakan pendidikan.

Di Malaysia, populasi etnis China mencapai 23 persen dari total penduduk Malaysia. Kini, jumlah penduduk Malaysia mencapai sekitar 27,6 juta jiwa.

Mau Sukses, Belajar Bahasa Mandarinlah!
Warga Malaysia mendapat ajakan baru dari pemerintahnya, yakni belajar bahasa Mandarin. Khusus bagi warga di perkotaan di Negeri Jiran itu, pemerintah malah mengatakan kalau penguasaan bahasa tersebut bakal menjadikan seseorang menguasai persaingan. "Di kampung mungkin kita tak butuh bahasa Mandarin tu. Tapi, di kota, penguasaan bahasa tu untuk membuat kita jadi lebih kompetitif," begitu kata Datuk Seri Dr Rais Yatim, Minggu (7/3/2010).

Lebih lanjut, Datuk yang juga Menteri Informasi, Komunikasi, dan Kebudayaan itu, sebagaimana ditulis Bernama, juga mendorong warga agar menjadi makin percaya diri untuk belajar ragam bahasa yang ada di Malaysia. "Di samping bahasa Inggris, rakyat Malaysia harus giat belajar bahasa Mandarin sebagai bahasa komersial yang makin banyak dipakai banyak kalangan di dunia," demikian Datuk Rais Yatim mengingatkan.

http://internasional.kompas.com/read/2010/03/08/06205356/