Tampilkan postingan dengan label Orang Utan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Orang Utan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 Maret 2011

Sun Go Kong Perlu Dilatih, Sebelum Dilepasliarkan

JAMBI - Delapan ekor orang utan berasal dari Sumatera Utara dan Aceh yang dikirim ke Jambi untuk dilepasliarkan.

Sebelum dilepasliarkan ke habitatnya di hutan, hewan yang dilindungi tersebut harus menempuh beberapa latihan agar nantinya mampu bertahan hidup di alam bebas.
Kedelapan orang utan yang akan dilepasliarkan ke alam tersebut merupakan sebuah bukti, makin terdesaknya habitat orang utan karena alih fungsi hutan dan perambahan, sehingga mereka dengan mudah ditangkap bahkan dibunuh oleh manusia.

Delapan ekor orang utan yang berasal dari Sumatera Utara dan aceh/ dikirimkan ke Jambi untuk dilepasliarkan//

Kedelapan hewan yang dilindungi ini sudah sampai di Kota Jambi, setelah melakukan perjalanan dari Stasiun Karantina Orang Utan di Batu Mbelin, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Orang Utan ini masing-masing dinamai Masita (18), Meutia (18), Morgan (1,5), Sun Go Kong (6), Mambo (4), Jarot Pakpahan (4), Meriam (4) dan Penny (4).

Delapan ekor orang utan ini dibawa melalui jalur darat menggunakan sebuah truk/ dan dikawal oleh pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumut dan lima diantaranya kini berada di kandang sementara di kantor Frakfrut Zoological Society (FZS) Jambi.

Sementara tiga orang utan lainnya langsung dibawa ke Stasiun Reintroduksi Orang Utan yang terletak di Stasiun Sungai Pengiang, di Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi. (nug)

http://ayojambi.com/
http://banyurawa.com/
http://www.makinjambi.com/
http://informasi-mediakita.blogspot.com/
http://media-nusantara.blogspot.com/
http://multmedia.multiply.com/
http://tradisi-jambi.blogspot.com/
http://media-fotografers.blogspot.com/
http://komunitas-jambi.blogspot.com/
http://multi-video.blogspot.com/
http://youtube.com/my_videos
http://videoku.tv/Multimedia/

Selasa, 23 November 2010

Boxing Orang Utan

Di Taman Safari Thailand, ada satu pertunjukkan yang mendapat perhaatian banyak dari turis yaitu Orangutan Boxing. Kerumunan turis dan penggemar olah raga dari Safari World berkumpul untuk melihat pertarungan orang utan yang berjalan 30 menit tersebut.
Dua orang utan dilatih untuk memukul sesamanya untuk mengentertain para pengunjung. Walaupun kata pelatih orang utan tersebut bahwa pemukulan salah satu orang utan sampai KO (Knocked-down) hanyalah simulasi dan tidak asli, tetapi para aktivis hewan mengatakan bahwa pertunjukkan tersebut adalah kekasaran terhadap hewan.

Para turis banyak yang tertarik dan berteriak saat menonton pertunjukkan boxing ini berlangsung. Bahkan banyak yang bersiul ketika orang utan cewek memakai bikini keluar dengan membawa papan ronde. Memang suatu pemandangan yang cukup menyedihkan, dimana kita malah senang melihat ada yang kesakitan. Tetapi itulah dunia tempat kita tinggal sekarang ini. Para orang utan ini bertarung bukan lah kehendak sendiri tetapi sudah dilatih.

Pemerintah Thailand sebenarnya sudah melarang boxing monyet di tahun 2004 tetapi masih kurang jelas kenapa pertunjukkan ini masih diperkenankan sampai sekarang. Bagi para penyayang binatang pasti pertunjukkan ini sangat menyakitkan hati mereka. Memang lah yang memelihara monyet di Indonesia ini tidak banyak, tapi penulis pernah melihat ada juga yang memelihara monyet di salah satu rumah di Joglo. Bisa jatuh pingsan kali kalau dia melihat pertunjukkan kasar seperti ini.

http://ruang-unikz.blogspot.com/2010/11/unik-gan-ada-boxing-orang-utan.html