JAMBI, ayojambi.com – Razia penyakit masyarakat (Pekat) yang dilakukan tim gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jambi, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Jambi dan PMKS Kota Jambi, Polresta Jambi, Dandim 0415/Batanghari, Denpom Jambi, Sabtu (13/12) malam, dengan sasaran hotel-hotel melati sepertinya telah bocor hampir separoh hotel ditinggali para penghuninya dalam kondisi tempat tidur acak2an [Lihat Video: Razia Hotel Bocor]. Walaupun petugas gabungan berhasil menjaring puluhan pasangan remaja yang tengah bermesraan di hotel. Mereka yang terjaring, tidak memiliki identitas maupun kartu pelajar serta ada bukan pasangan resmi suami istri (pasutri).
Tampilkan postingan dengan label Razia Hotel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Razia Hotel. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 13 Desember 2014
Sabtu, 13 September 2014
Pasangan Mesum Terjaring Razia Pekat Di Hotel Melati
JAMBI, ayojambi.com - Razia penyakit masyarakat (Pekat) yang dilakukan tim gabungan dari pemerintah Kota Jambi, Sabtu (13/9) malam, dengan sasaran hotel-hotel melati dan tempat karaoke, berhasil menjaring puluhan pasangan remaja yang tengah bermesraan di hotel. Mereka yang terjaring, tidak memiliki identitas dan bukan pasangan resmi suami istri (pasutri).
Razia yang dimulai pukul 20.00 hingga dini hari, selain hotel-hotel melati yang menjadi jadi tempat sasaran razia serta para wanita Escort yang tidak memiliki identitas (KTP) digelandang dengan dipaksa naik ke mobil Satuan Polisi Pamong Peraja (Sat Pol PP).
Dari pantauan ayojambii.com di lokasi, tim razia mengerahkan 3 truk dan beberapa unit mobil lain untuk mengangkut remaja yang menyalahi norma-norma di tempat hiburan karaoke maupun hotel. Beberapa wanita yang tengah bermadu kasih dan remaja yang masih status pelajar SMA diangkut.
Namun sangat di sayangkan, tidak semua karaoke dan hotel dirazia. Termasuk hotel dan tempat karaoke yang sering dipergunakan remaja untuk melakukan hubungan layaknya sebagai pasutri. Razia tim gabungan terkesan tebang pilih mendapatkan protes dari beberapa hotel maupun tempat hiburan karaoke “Kalau mau razia hotel, jangan tebang pilih, masa hotel kami yang selalu jadi sasaran razia,” ujar salah seorang pegawai hotel. Demikian juga 1 tempat karaoke di kawasan pasar Impres Kebun Hadil didatangi, pada hal di kawasan Kebun Handil ada banyak tempat karaoke yang tidak tersentuh oleh razia Satpol PP Kota Jambi. Informasi dari warga Kebun Handil mengatakan, bahwa ada beberapa tempat hiburan berkedok karaoke menyedia wanita yang bisa di boking. (Romy).
Dari pantauan ayojambii.com di lokasi, tim razia mengerahkan 3 truk dan beberapa unit mobil lain untuk mengangkut remaja yang menyalahi norma-norma di tempat hiburan karaoke maupun hotel. Beberapa wanita yang tengah bermadu kasih dan remaja yang masih status pelajar SMA diangkut.
Namun sangat di sayangkan, tidak semua karaoke dan hotel dirazia. Termasuk hotel dan tempat karaoke yang sering dipergunakan remaja untuk melakukan hubungan layaknya sebagai pasutri. Razia tim gabungan terkesan tebang pilih mendapatkan protes dari beberapa hotel maupun tempat hiburan karaoke “Kalau mau razia hotel, jangan tebang pilih, masa hotel kami yang selalu jadi sasaran razia,” ujar salah seorang pegawai hotel. Demikian juga 1 tempat karaoke di kawasan pasar Impres Kebun Hadil didatangi, pada hal di kawasan Kebun Handil ada banyak tempat karaoke yang tidak tersentuh oleh razia Satpol PP Kota Jambi. Informasi dari warga Kebun Handil mengatakan, bahwa ada beberapa tempat hiburan berkedok karaoke menyedia wanita yang bisa di boking. (Romy).
* www.ayojambi.com/
Puluhan Pelajar Terjaring Razia Pekat Di Tempat Hiburan
JAMBI, ayojambi.com – Malam minggu naas bagi puluhan pelajar sekolah menengah atas dan beberapa remaja yang tengah asik berduaan didalam hotel melati di kota Jambi, mereka tengah asik berbulan madu diatas ranjang terjaring oleh tim gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jambi, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jambi, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Jambi dan PMKS Kota Jambi, Polresta Jambi, Dandim 0415/Batanghari, Denpom Jambi lakukan razia di mulai dari pukul 22.00 (13/9-2014) [Lihat Gambar Razia Pekat Di Tempat Hiburan].
Kali ini razia dibagi dalam tiga kelompok, kelompok yang diikuti ayojambi.com adalah jurusan Kecamatan Pasar dan Kecamatan Jelutung, sedangkan tim lain meliputi jurusan Telanaipura, Kota Baru, Kecamatan Jambi Timur [Lihat Video: Razia Pekat Di Tempat Hiburan].
Sasaran razia Pekat ini adalah para Pekerja Seks Komersial (PSK) maupun para remaja yang masih berstatus pelajar di Kota Jambi, pasalnya kini banyak pelajar aktif yang hamil diluar nikah. sehingga membuat para orangtua merasa kuatir terhadap putra-putri mereka.
Dari hasil razia terdapat beberapa pelajar SMA yang terngah happy dengan Lady Escort yang berbusana mini sambil merokok ditempat hiburan karaoke di kawasan Pasar Impres Kebun Handil, sedangkan sebagian lagi terjaring di hotel Camar Jalan Gatot Subroto, namun sangat disayangkan sepertinya razia gabungan bocor. Karena ada beberapa pasangan hotel Camar melarikan/ sembunyikan diri dengan meninggalkan pakaian mereka didalam kamar. Di hotel Camar tim razia mendapatkan protes dari pemilik hotel karena salah satu kamar didobrak paksa oleh orang yang tidak dikenal, dan beberapa tamu hotelpun merasa tidak adil dalam razia, sebabnya petugas pilih-pilih kasih dalam razia.
Seperti banyak tempat karaoke di kawasan Kebun Handil, yang dirazia hanya 1 pas karaoke yang berada diseberang pasar impres Kebun Handil, demikian juga dengan hotel yang dirazia adalah Hotel Camar, Hotel 88, sedangkan Mexicana Hotel tidak tersentuh oleh petugas demikian juga dengan Hotel Jambi Raya tidak dirazia.!
Atas kejadian tim gabungan dari instansi lain bertanya-tanya “Ada apa dengan razia ini, sepertinya ada yang bermain atau pilih kasih.”
Hingga berita ini diturunkan razia masih berlangsung, tim ayojambi.com memutuskan pulang daripada mengikuti razia yang telah bocor serta tidak jelas arah razia (Romy)
Sasaran razia Pekat ini adalah para Pekerja Seks Komersial (PSK) maupun para remaja yang masih berstatus pelajar di Kota Jambi, pasalnya kini banyak pelajar aktif yang hamil diluar nikah. sehingga membuat para orangtua merasa kuatir terhadap putra-putri mereka.
Dari hasil razia terdapat beberapa pelajar SMA yang terngah happy dengan Lady Escort yang berbusana mini sambil merokok ditempat hiburan karaoke di kawasan Pasar Impres Kebun Handil, sedangkan sebagian lagi terjaring di hotel Camar Jalan Gatot Subroto, namun sangat disayangkan sepertinya razia gabungan bocor. Karena ada beberapa pasangan hotel Camar melarikan/ sembunyikan diri dengan meninggalkan pakaian mereka didalam kamar. Di hotel Camar tim razia mendapatkan protes dari pemilik hotel karena salah satu kamar didobrak paksa oleh orang yang tidak dikenal, dan beberapa tamu hotelpun merasa tidak adil dalam razia, sebabnya petugas pilih-pilih kasih dalam razia.
Seperti banyak tempat karaoke di kawasan Kebun Handil, yang dirazia hanya 1 pas karaoke yang berada diseberang pasar impres Kebun Handil, demikian juga dengan hotel yang dirazia adalah Hotel Camar, Hotel 88, sedangkan Mexicana Hotel tidak tersentuh oleh petugas demikian juga dengan Hotel Jambi Raya tidak dirazia.!
Atas kejadian tim gabungan dari instansi lain bertanya-tanya “Ada apa dengan razia ini, sepertinya ada yang bermain atau pilih kasih.”
Hingga berita ini diturunkan razia masih berlangsung, tim ayojambi.com memutuskan pulang daripada mengikuti razia yang telah bocor serta tidak jelas arah razia (Romy)
* www.ayojambi.com/
Sabtu, 19 April 2014
Puluhan Pasang Remaja Terjaring Razia Pekat Di Hotel Jambi
JAMBI, ayojambi.com – Malam minggu kelabu bagi puluhan pasang remaja yang tengah asik berduaan didalam hotel melati di Jambi, mereka tengah asik berbulan madu terjaring oleh tim gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jambi, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jambi, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Jambi dan PMKS Kota Jambi, Polresta Jambi, Dandim 0415/Batanghari, Denpom Jambi lakukan razia di mulai dari pukul 22.30 hingga dini hari (17/4-2014).
Razia terbagi dalam dua kelompok, kelompok dua jurusan Kecamatan Pasar, Kecamatan Jambi Timur dan Kecamatan Jambi Selatan, sedangkan tim satu meliputi jurusan Telanaipura, Kota Baru, Kecamatan Jelutung.
Sasaran razia Pekat ini adalah para Pekerja Seks Komersial (PSK) di Kota Jambi. Inti dari razia untuk menciptakan rasa nyaman dan tentram di Kota Jambi.
Dari razia puluhan pasangan muda mudi yang asyik memadu kasih di hotel-hotel Melati pada sembunyi di kamar, ada yang yang meninggalkan hotel tanpa membawa tas dan sepatu, sepertinya razia telah bocor.
Dari razia yang digelar dibeberapa titik, seperti Hotel Camat di Jalan Gatot Sobroto, terlihat kamar hotel ditinggalkan oleh penguninya dalam keadaan terdesak, karena kondisi kamar dalam keadaan berantakan (seperti habis bertempur), bahkan tas serta sepatu wanita ditinggalkan dalam kamar, tim razia kembali mendatangi Mexicana Hotel Jalan Halim Perdana Kusumah, lalu menuju Hotel 88 tidak jauh dari Hotel Mexicana, terus ke Hotel Dalia, Pundi 1, Hotel Anggrek, Mayang Sari 1 dan Hotel Jambi Raya, ternyata beberapa hotel yang dikunjungi ini dalam kondisi kosong ditinggali penghuninya.
Namun tim razia tidak putus asal, mereka, mereka kembali menelusuri Hotel Sarina di kawasan Angsa Dua, di hotel ini tim mendapati beberapa wanita yang tengah menunggu pelanggan, ada dua pasang yang baru selesai melakukan adegan layanknya pasutri. Di samping itu tim gabungan juga mendapatkan 5 pasang remaja yang tengah bermadu kasih di Hotel Surya di Jalan Raden Matthaher Jambi, tim mendapati seorang wanita dalam kamar bersama dengan 2 pria bertempur melawan 1 wanita (2 in 1) dan seorang remaja yang mengunakan jilbab bersama sang idola.
Pasang remaja terjaring dalam kondisi tidak berbaju, saat ditanya petugas surat nikah mereka tidak bisa menunjukannya, maka merekapun diangkut ke truk Satpol PP. (Romy)
Sasaran razia Pekat ini adalah para Pekerja Seks Komersial (PSK) di Kota Jambi. Inti dari razia untuk menciptakan rasa nyaman dan tentram di Kota Jambi.
Dari razia puluhan pasangan muda mudi yang asyik memadu kasih di hotel-hotel Melati pada sembunyi di kamar, ada yang yang meninggalkan hotel tanpa membawa tas dan sepatu, sepertinya razia telah bocor.
Dari razia yang digelar dibeberapa titik, seperti Hotel Camat di Jalan Gatot Sobroto, terlihat kamar hotel ditinggalkan oleh penguninya dalam keadaan terdesak, karena kondisi kamar dalam keadaan berantakan (seperti habis bertempur), bahkan tas serta sepatu wanita ditinggalkan dalam kamar, tim razia kembali mendatangi Mexicana Hotel Jalan Halim Perdana Kusumah, lalu menuju Hotel 88 tidak jauh dari Hotel Mexicana, terus ke Hotel Dalia, Pundi 1, Hotel Anggrek, Mayang Sari 1 dan Hotel Jambi Raya, ternyata beberapa hotel yang dikunjungi ini dalam kondisi kosong ditinggali penghuninya.
Namun tim razia tidak putus asal, mereka, mereka kembali menelusuri Hotel Sarina di kawasan Angsa Dua, di hotel ini tim mendapati beberapa wanita yang tengah menunggu pelanggan, ada dua pasang yang baru selesai melakukan adegan layanknya pasutri. Di samping itu tim gabungan juga mendapatkan 5 pasang remaja yang tengah bermadu kasih di Hotel Surya di Jalan Raden Matthaher Jambi, tim mendapati seorang wanita dalam kamar bersama dengan 2 pria bertempur melawan 1 wanita (2 in 1) dan seorang remaja yang mengunakan jilbab bersama sang idola.
Pasang remaja terjaring dalam kondisi tidak berbaju, saat ditanya petugas surat nikah mereka tidak bisa menunjukannya, maka merekapun diangkut ke truk Satpol PP. (Romy)
Selasa, 26 Juli 2011
Petugas Pilih Kasih Dalam Razia Hotel
JAMBI – Dalam operasi pemberantasan Penyakit Masyarakat (Pekat) yang digelar Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Sosnakertrans) Kota Jambi dan Pol PP Kota Jambi bersama instansi terkait dalam rangka menyambut Ramadhan, Jumat malam (22/07) yang berhasil menjaring belasan pasangan diluar nikah yang kedapatan menginap di hotel-hotel melati di Kota Jambi. Razia yang dimulai pukul 23.30 dibagi dalam dua kelompok, yakni kawasan Telanaipura dan Pasar Jambi. Untuk kawasan Pasar Jambi, sasaran pertama adalah hotel Jambi Raya, selanjutnya razia dilanjutkan di beberapa hotel lain seperti Hotel 99, Hotel 88, Sri Ramayana, Mayang Sari 2, Mandamin, Hotel Sarina dan Hotel Camar
Sementara razia di kawasan Telanaipura, yakni di Hotel Sepia Paal V, Perdana dan hotel Aurduri Buluran.
Ada beberapa hotel yang enggan mencantumkan identitas mereka menyatakan bahwa petugas Dinas Sosnakertrans Kota Jambi tebang pilih dalam operasi pekat, coba lihat Hotel Jambi Raya dirazia, sedangkan disekitar Hotel Jambi Raya ada Hotel Anggrek, Mayang Sari 1, Rido dan Dalia, terus Hotel Sarina dikawasan pasar Angso Duo, disitu juga ada Hotel Anda dan Marina, “Mengapa hotel-hotel tersebut tidak tersentuh oleh razia, ada apa ini,? kalau mau razia, razialah secara adil dan bijaksana.” Sebut salah satu sumber yang tidak mau disebutkan jati dirinya.
Sepetinya ada indikasi pilih kasih dalam razia, pasalnya banyak hotel-hotel melati yang tidak tersentuh oleh razia, hingga menimbulkan tanda tanya dari pemilik hotel yang sering kena razia (apa hotel yang tidak kena razia, diduga ada setoran bulanan,?).
Kalau disimak, dalam operasi yang diikuti berbagai media elektronik maupun media cetak, sepertinya banyak hotel-hotel yang sama sekali tidak kena razia, pada hal di hotel itu sering kedapatan pasangan mesum yang menginap di hotel tersebut. (Rom-Nug)
Sementara razia di kawasan Telanaipura, yakni di Hotel Sepia Paal V, Perdana dan hotel Aurduri Buluran.
Ada beberapa hotel yang enggan mencantumkan identitas mereka menyatakan bahwa petugas Dinas Sosnakertrans Kota Jambi tebang pilih dalam operasi pekat, coba lihat Hotel Jambi Raya dirazia, sedangkan disekitar Hotel Jambi Raya ada Hotel Anggrek, Mayang Sari 1, Rido dan Dalia, terus Hotel Sarina dikawasan pasar Angso Duo, disitu juga ada Hotel Anda dan Marina, “Mengapa hotel-hotel tersebut tidak tersentuh oleh razia, ada apa ini,? kalau mau razia, razialah secara adil dan bijaksana.” Sebut salah satu sumber yang tidak mau disebutkan jati dirinya.
Sepetinya ada indikasi pilih kasih dalam razia, pasalnya banyak hotel-hotel melati yang tidak tersentuh oleh razia, hingga menimbulkan tanda tanya dari pemilik hotel yang sering kena razia (apa hotel yang tidak kena razia, diduga ada setoran bulanan,?).
Kalau disimak, dalam operasi yang diikuti berbagai media elektronik maupun media cetak, sepertinya banyak hotel-hotel yang sama sekali tidak kena razia, pada hal di hotel itu sering kedapatan pasangan mesum yang menginap di hotel tersebut. (Rom-Nug)
Langganan:
Postingan (Atom)




