Tampilkan postingan dengan label Ancam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ancam. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 Mei 2011

Nyimas Diancam Mau Disantet

JAMBI, TRIBUNJAMBI.COM - Nyimas Yusreni yang menabuh genderang perang dengan istri Gubernur Jambi, Ny Hj Yusniana Hasan Basri Agus, mengaku mendapat ancaman dan teror melalui SMS (pesan singkat) dan telepon gelap. Isinya, di antaranya adalah ancaman disantet karena keberaniannya itu.
Dia mengatakan, teror SMS dari nomor tak dikenal dia dapat beberapa jam setelah melaporkan Hj Yusniana ke Polda Jambi, Rabu (4/5). SMS ancaman yang masuk ke ponsel miliknya tersebut terdaftar pada pukul 21.30 WIB.

Adapun bunyi SMS tersebut dibacakan langsung oleh Nyimas Yusreni kepada Tribun, Kamis (5/5). "Keindahan dan kecantikan kau miliki akan musnah perlahan-lahan. Ingat itu. Dan aku akan membuat kehancuran yang kamu dan orang lain tau. Yang pertama sudah kamu rasakan sakit di badan kamu. Tunggu yang kedua. Wanita seperti dirimu harus dihancurkan". SMS bernada ancaman tersebut dikirimkan nomor 0819 257 4249.

"SMS itu saya terima malam hari dan saya tidak kenal itu dari siapa," ungkap Nyimas Yusreni.

Pengacara Hj Nyusniana, Adri SH saat dikonfirmasi membantah keras kalau pihaknya melakukan pengancaman seperti itu. Dia menganggap bahwa itu merupakan rekayasa dan perbuatan yang tidak akan mungkin dilakukan oleh pihaknya apalagi kliennya.

Maka dari itu dirinya menegaskan agar apa yang disampaikan Nyimas harus dibuktikan secara hukum kalau itu dilakukan oleh klien mereka.

"Tidak benar segala tuduhan dan pengakuan yang menjatuhkan seperti itu. Seharusnya silahkan dicek kebenaran SMS itu dari siapa. Kami tidak akan melakukan tindakan rendah pengancaman seperti itu," ungkap Adri SH.

Adri juga berusaha meluruskan persoalan yang sebenarnya. Terutama tuduhan adanya pengancaman pembunuhan yang dialamatkan kepada Nyimas. Menurutnya, perbuatan itu sangat tidak masuk akal dan tidak sewajarnya.

Dia mengatakan, sebelumnya, antara Nyimas dan kliennya hanya sekali bertemu di rumah dinas gubernur, bukan dua kali seperti pernyataan Nyimas dan tak ada pengacaman apapun.

http://jambi.tribunnews.com/2011/05/06/nyimas-diancam-mau-disantet

Rabu, 04 Mei 2011

Istri Gubernur Jambi Dilaporkan ke Polisi

Jambi (ANTARA News) - Hj Yusniana, istri Gubernur Jambi Hasan Basri Agus, dilaporkan ke Polda terkait kasus penghinaan serta pengancaman pembunuhan terhadap seorang istri mantan kepala bidang pada salah satu intansi pemerintahan.
Pelapor sekaligus korban, Nyimas Yusreni (42), istri mantan kepala bidang Balai latihan koperasi (Balakop) Jambi, Ir Irjan, usai membuat laporannya di Polda Jambi, Rabu, membenarkan laporannya yang dibuatnya di depan petugas Sentra Pengaduan Kepolisian (SPK).

"Secara resmi pada Rabu tertanggal 4 Mei 2011, dengan nomor laporan LP/B-69/V/2011, saya telah melaporkan Hj Yusniana yakni istri dari Gubernur Jambi atas perkara penghinaan dan pengancaman pembunuhan, di rumah dinas gubernur beberapa waktu lalu," kata Yusreni didampingi anggota Front Pencari Keadilan, Azhari Safe`i.

Kasus laporan ini bermula saat korban Yusreni pada Selasa 23 November 2010 sekitar pukul 10.00 WIB, bersama suaminya, Irjan, dipanggil oleh terlapor Hj Yusniana di rumah Dinas Gubernur Jambi.

Pada saat pertemuan itu, pelapor langsung dihujat oleh terlapor dengan kata-kata yang tidak pantas dikeluarkan oleh seorang istri seorang pimpinan kepala daerah.

Kalimat yang diucapkan terlapor yang ditirukan oleh pelapor pada saat pertemuan itu yakni "Kamu tidak pantas jadi ibu kepala bidang. Kalau saya telepon Badan Kepegawaian Daerah (BKD) sekarang juga, suamimu bisa lengser dan kemana pun kau pindah kalau tidak seizin saya tidak bisa pindah," kata Yusreni yang mengaku masih menyimpan rekaman pembicaraan tersebut.

Yusreni juga menambahkan, bahwa dirinya sudah pernah melaporkan kasus ini pada 26 Januari lalu namun ditarik kembali karena dibujuk untuk berdamai. Namun ia melapor kembali kasus ini karena adanya ancaman pembunuhan terhadap dirinya.

Ancaman pembunuhan itu terjadi pada 21 Januari 2011. Ketika itu Yusreni kembali dipanggil oleh istri Gubernur di rumah dinas dan di saat itulah pelapor dihujat kembali dengan ancaman akan dibunuh, sehingga memaksa dirinya melaporkan kembali kasus ini ke polisi.

Juru bicara Polda Jambi AKBP Almansyah kepada wartawan membenarkan adanya laporan Nyimas Yusreni terhadap Hj Yusniana di SPK Polda Jambi.

Sementara itu, Adri SH selaku kuasa hukum terlapor Hj Yusniana saat dikonfirmasi terpisah, mengaku bahwa pihaknya belum mengetahui apa materi laporan tersebut terhadap kliennya.

"Kami belum mengetahui apa isi laporan tersebut dan kami akan mempelajarinya dulu," tegas Adri. (N009/I007/K004)

http://www.antaranews.com/berita/257078/istri-gubernur-jambi-dilaporkan-ke-polisi