2月16日农历正月初一新春佳日上午10时,印尼占碑孔教妇女会主席郑华玲和夫婿黄汉雄在占碑孔教学校礼堂分发节日红包予该校学生和孔教老师。
学生们整齐列队,井然有序地领取红包。华人传统节日春节,都会分发红包。红色是代表欢喜及带来好运。
郑华玲对学生们解说为何要用红色纸张包起来后分发给大家,她表示,在春节期间由长辈在年三十晚上0点后派给晚辈的红包称作压岁钱,是表示把新的一年的祝福和好运带给他们……而给年老人寓意为“长命百岁”;用红纸包一枚大洋,象征“一本万利”。至今,红包已普及为一种习俗。因为红色象征好运,所以,每逢婚嫁、添丁、新宅、开工、生日等等……皆发红包。
郑华玲也简述春节过年,都用红色装饰,有其特殊意义。相传:中国古时候有一种叫"年"的怪兽,头长尖角,凶猛异常,每到除夕,爬上岸来吞食牲畜伤害人命,因此每到除夕,村村寨寨的人们扶老携幼,逃往深山,以躲避“年”的伤害.原来“年”兽最怕红色,火光和炸响。这时大门大开,“年”兽大惊失色,仓惶而逃。本报记者明光报道Romy供图
http://www.guojiribao.com/shtml/gjrb/20180223/413018.shtml
Tampilkan postingan dengan label 印尼孔教妇女. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 印尼孔教妇女. Tampilkan semua postingan
Kamis, 22 Februari 2018
Minggu, 28 Januari 2018
占碑孔教和城市狮子殿孔教妇女组春节前夕
向郊区华裔贫苦居民送温暖献爱心
春节来临之际,占碑孔教妇女组主席郑华玲和占碑城市狮子殿孔教妇女组主席黄丽珠,于元月28日上午10时,前往占碑郊区华人贫困居民献爱心,送温暖,向该区贫困居民赠必需品,送爱心红包。使他们能度过一个快乐的春节。
郑华玲表示,对占碑郊区华人贫困居民送节日礼包及爱心红包,以表示们的关心,使他们能渡过一个快乐的春节。她说,我们在这美丽的群岛上生活的华人,并不是说全部都是富裕的,您不妨可到占碑郊外观察,贫困的华人居民还是不少,他们住的房子非常简陋。
她说,我们有幸获得上帝赐给我们的美好生活,但不能忘还有些受苦之人,所以我们就要捨出布施,有捨才有得。
当天,郑华玲令夫婿黄汉雄也协助分发礼包及爱心红包。
黄丽珠表示,占碑孔教妇女组也在其他族群节日的到来,也分发些礼品给周围贫苦居民。本报记者明光报道/Romy供图
www.guojiribao.com/shtml/gjrb/20180129/402474.shtml
* https://www.facebook.com/makinjambi
Senin, 01 Januari 2018
印尼占碑孔教会庆祝母亲节
暨拜访孤儿院和老人院
【本报占碑讯】2017年12月22日,是一个特别的日子“母亲节”,在印尼占碑的孔教理事会及成员举行了向母亲感恩的节日盛会暨探访座落在南占碑镇Tambak Sari 乡 (jl. Guru Mukhtar, Rt. 9 No, 32)“Ridahiyatul Bilad”孤儿院和新城镇 Kenali Asam Atas 乡 (jl. Pangeran Hidayat "Budi Luhur)老人院 。
在庆母亲节会上,占碑每位妇女组的儿女在这一天向母亲献花及洗脚来报答多年来的培育之恩。有些儿女的母亲被感动得热泪盈眶,场面感人,深入人心。
郑建平在会上说,母亲无私的为我们付出,我们有时会忽略了,我们很少看到或者关心我们的母亲,虽然她已年老了,但是她们从来不抱怨,也不会乞求孩子们的怜悯。
我们的母亲对我们的爱护是无限的,我们甚至无法报答他们,不管我们多么爱我们的母亲,相比于母亲对我们的爱和情感,我们会发现我们的爱其实不算什么 。所以我们应趁着这有生之年,多报答在世父母之恩。请大家不要错过这机会。
今次的母亲节我们也拜访孤儿院及老人院,以表我们对他们的关爱送温暖,向他们赠物品送爱心。
本报记者明光报道
Romy供图
http://www.guojiribao.com/shtml/gjrb/20180102/388384.shtml
* https://www.facebook.com/makinjambi
【本报占碑讯】2017年12月22日,是一个特别的日子“母亲节”,在印尼占碑的孔教理事会及成员举行了向母亲感恩的节日盛会暨探访座落在南占碑镇Tambak Sari 乡 (jl. Guru Mukhtar, Rt. 9 No, 32)“Ridahiyatul Bilad”孤儿院和新城镇 Kenali Asam Atas 乡 (jl. Pangeran Hidayat "Budi Luhur)老人院 。
在庆母亲节会上,占碑每位妇女组的儿女在这一天向母亲献花及洗脚来报答多年来的培育之恩。有些儿女的母亲被感动得热泪盈眶,场面感人,深入人心。
郑建平在会上说,母亲无私的为我们付出,我们有时会忽略了,我们很少看到或者关心我们的母亲,虽然她已年老了,但是她们从来不抱怨,也不会乞求孩子们的怜悯。
我们的母亲对我们的爱护是无限的,我们甚至无法报答他们,不管我们多么爱我们的母亲,相比于母亲对我们的爱和情感,我们会发现我们的爱其实不算什么 。所以我们应趁着这有生之年,多报答在世父母之恩。请大家不要错过这机会。
今次的母亲节我们也拜访孤儿院及老人院,以表我们对他们的关爱送温暖,向他们赠物品送爱心。
本报记者明光报道
Romy供图
http://www.guojiribao.com/shtml/gjrb/20180102/388384.shtml
* https://www.facebook.com/makinjambi
Minggu, 24 Desember 2017
Perayaan Tang Cuek (冬節) Di Makin Sai Che Tien Jambi
Siswa-Siswi Sekolah Minggu Khonghucu Majelis Agama Khonghucu Indonesia (MAKIN) Sai Che Tien Jambi adakan perayaan Tang Cuek (冬節) pada hari Minggu, 24 Desember 2017.
Setiap bulan Desember pada sekitar tanggal 21 atau 22, masyarakat Tionghoa secara tradisi merayakan hari festival Dongzhi (冬至) / Tang Cuek (冬節) yang berarti Musim Dingin Yang Ekstrem. Dan pada perayaan tersebut mereka memakan makanan yang di masyarakat keturunan etnis Tionghoa di Indonesia. Sebuah jenis makanan yang terbuat dari tepung ketan dibentuk bulat besar atau kecil yang disajikan di dalam kuah yang terbuat dari air dan gula. Makanan Onde.
Secara tradisi, perayaan Dongzhi atau Tang Cuek (bahasa hokkien) merupakan sebuah perayaan untuk berkumpul bersama keluarga di musim dingin di Tiongkok. Kembali berkumpulnya anggota keluarga atau reuni dengan makan onde bersama dengan menggunakan mangkuk di meja bundar menjadi tradisi perayaan tersebut. Reuni dan kebersamaan inilah yang disimbolkan oleh bentuk bulat. (Romy)
Setiap bulan Desember pada sekitar tanggal 21 atau 22, masyarakat Tionghoa secara tradisi merayakan hari festival Dongzhi (冬至) / Tang Cuek (冬節) yang berarti Musim Dingin Yang Ekstrem. Dan pada perayaan tersebut mereka memakan makanan yang di masyarakat keturunan etnis Tionghoa di Indonesia. Sebuah jenis makanan yang terbuat dari tepung ketan dibentuk bulat besar atau kecil yang disajikan di dalam kuah yang terbuat dari air dan gula. Makanan Onde.
Secara tradisi, perayaan Dongzhi atau Tang Cuek (bahasa hokkien) merupakan sebuah perayaan untuk berkumpul bersama keluarga di musim dingin di Tiongkok. Kembali berkumpulnya anggota keluarga atau reuni dengan makan onde bersama dengan menggunakan mangkuk di meja bundar menjadi tradisi perayaan tersebut. Reuni dan kebersamaan inilah yang disimbolkan oleh bentuk bulat. (Romy)
Hari Ibu Diwarnai Banjir Air Mata Oma-Oma😭😭😭😭
Untuk kali kedua Kelenteng Majelis Agama Khonghucu Indonesia (MAKIN) Sai Che Tien Jambi 占碑獅仔殿孔教會 Jalan Pangeran Diponegoro, Lorong KONI IV, Rt. 02, Kelurahan Talangjauh, Kecamatan Jalutung, Kota Jambi mengadakan perayaan Hari Ibu “母親節”. Untuk menyambut dan memeriahkan hari ibu yang jatuh pada tanggl 22 Desember, maka MAKIN Sai Che Tien adakan pada hari Minggu (24/12-2017) pagi, acara Hari Ibu kali ini diawali Lagu Indonesia Raya, selanjutnya Lagu Mars Khonghucu dan Lagu Mars Perkhin, terus pambacaan Puisi oleh Siswa Sekolah Minggu Khonghucu, Pemberian Bunga kepada sang ibu tercinta, dilanjukan dengan mencuci kaki sang ibu dan memohon ampun kepada kedua orang tua. Sedangkan sang ibu memberikan angpao kepada sang anak dengan harapan agar anak tersebut pandai mencari uang dikemudian hari, acara ditutup dengan aneka hiburan dan santap siang bersama.
Tahun ini merupakan Hari Ibu yang luar biasa, pasalnya para oma-oma menuangkan air mata ditengah keramaian penonton sambil memeluki putra-putri tercinta mereka mereka, bahkan adminpun ikut bersedih😭😭😭😭.
Namun sangat disayangi acara yang begitu spektakuler, hanya ada dua perwakilan MAKIN yang hadir, sepertinya MAKIN yang ada tidak mendukung acara tersebut, utusan MAKIN yang hadir terdiri dari MAKIN Hok Sin Tong (占碑福神堂孔教會黄汉雄) Hasan Andi Ng, Perwakilan MAKIN Leng Chun Kheng (占碑龍春宮孔教會), Rinto Halim.
Hari ini (22 Desember) adalah hari yang sangat special, karena hari ini merupakan hari dimana insan di seluruh dunia sedang mengenang atau menikmati kebersamaan dengan orang yang melahirkannya di atas dunia. “Pengorbanan Seorang Ibu Yang Tulus Seringkali Kita Lupakan”, Kita jarang sekali melihat atau memperhatikan ibunda kita yang jalannya sudah tertatih-tatih, karena usianya sudah tua, namun mereka tidak pernah mengeluh dan mengemis minta belas kasih dari sang anak-anaknya, apalagi mereka diajak jalan-jalan. Jasa-jasa ibu pada kita sungguh tak terhingga, kita tak akan bahkan tak mungkin kita bisa membalasnya, dan seberapa besar pun kita mencintai ibu kita, jika dibandingkan dengan cinta ibu kepada diri kita, maka kita akan menemukan bahwa cinta kita sebenarnya bukanlah apa-apa dibanding cinta dan kasih sayang ibu pada diri kita.! (Romy)* https://www.facebook.com/makinjambi
Tahun ini merupakan Hari Ibu yang luar biasa, pasalnya para oma-oma menuangkan air mata ditengah keramaian penonton sambil memeluki putra-putri tercinta mereka mereka, bahkan adminpun ikut bersedih😭😭😭😭.
Namun sangat disayangi acara yang begitu spektakuler, hanya ada dua perwakilan MAKIN yang hadir, sepertinya MAKIN yang ada tidak mendukung acara tersebut, utusan MAKIN yang hadir terdiri dari MAKIN Hok Sin Tong (占碑福神堂孔教會黄汉雄) Hasan Andi Ng, Perwakilan MAKIN Leng Chun Kheng (占碑龍春宮孔教會), Rinto Halim.
Hari ini (22 Desember) adalah hari yang sangat special, karena hari ini merupakan hari dimana insan di seluruh dunia sedang mengenang atau menikmati kebersamaan dengan orang yang melahirkannya di atas dunia. “Pengorbanan Seorang Ibu Yang Tulus Seringkali Kita Lupakan”, Kita jarang sekali melihat atau memperhatikan ibunda kita yang jalannya sudah tertatih-tatih, karena usianya sudah tua, namun mereka tidak pernah mengeluh dan mengemis minta belas kasih dari sang anak-anaknya, apalagi mereka diajak jalan-jalan. Jasa-jasa ibu pada kita sungguh tak terhingga, kita tak akan bahkan tak mungkin kita bisa membalasnya, dan seberapa besar pun kita mencintai ibu kita, jika dibandingkan dengan cinta ibu kepada diri kita, maka kita akan menemukan bahwa cinta kita sebenarnya bukanlah apa-apa dibanding cinta dan kasih sayang ibu pada diri kita.! (Romy)* https://www.facebook.com/makinjambi
Langganan:
Postingan (Atom)












