Jumat, 27 Mei 2011

Sejarah Agama Khonghucu

Ru Jiao (儒 教) dan Kong Jiao (孔教)
Sejarah perjalanan dan perkembangan agama Khonghucu (Kong jiao) sangatlah panjang. Agama Khonghucu adalah agama yang ada dengan mengambil nama Sang Nabi Khongcu (Kongzi/Kong Fuzi) yang lahir pada tanggal 27 bulan 8 tahun 551 SM di negeri Lu (kini jasirah Shandong). Awalnya agama ini bernama Ru jiao (儒 教). Huruf Ru (儒) berasal dari kata (亻-人) ‘ren’ (orang) dan (需) ‘xu’ (perlu) sehingga berarti ‘yang diperlukan orang’, sedangkan ‘Ru’ sendiri bermakna
柔 Rou – lembut hati, halus budi-pekerti, penuh susila,..
优 Yu – Yang utama, mengutama perbuatan baik, lebih baik,..
和 He – Harmonis, Selaras,..
濡 Ru – Menyiram dengan kebajikan, bersuci diri,..
‘Jiao 教 berasal dari kata ‘xiao’孝 (berbakti) dan 文 ‘wen’ (sastra, ajaran). Jadi ‘jiao’ berarti ajaran/sastra untuk berbakti; =agama. Maka Ru jiao adalah ajaran/agama untuk berbakti bagi kaum lembut budi pekerti yang mengutamakan perbuatan baik, selaras dan berkebajikan. Ru jiao ada jauh sebelum Sang Nabi Kongzi lahir. Dimulailah dengan (2952 – 2836 SM), sejarah Nabi-Nabi suci Fuxi Shen-nong (2838 – 2698 SM), Huang-di (2698 – 2596 SM), Yao (2357 – 2255 SM), Shun (2255 – 2205 SM), Da-yu (2205 – 2197 SM), Shang-tang (1766 – 1122 SM),Wen, Wu Zhou-gong (1122 – 255 SM), sampai Nabi Agung Kongzi (551 – 479 SM) dan Mengzi (371 – 289 SM). Para nabi inilah peletak Ru jiao. Sedangkan Nabi Kongzi adalah penerus, pembaharu dan penyempurna. Maka Ru jiao juga disebut Kong jiao.

Raja dan Nabi Purba Fu Xi 扶羲 (2952 – 2836 SM)
KaryaNya antara lain;
Wahyu He Tu 河圖 atau peta sungai He tentang Xian Tian Ba Gua dan Yin Yang yang ditulis dalam kitab San Fen (tiga makam).

Mencetuskan konsep rumah (pada waktu itu manusia memakai konsep bersarang)
Memperkenalkan hal masak-memasak.

Istrinya (Dewi Lie Kwa - Nu Wa 女媧) menciptakan undang-undang perkawinan.
Pembantu istriNya yang bernama Cang Jie menemukan huruf.
Sejarah singkat dapat dilihat pada Fu Xi

Raja obat dan Nabi Pertanian Shen Nung 神農 (2838 – 2698 SM)
KaryaNya:
Penemu obat-obatan dan kesehatan, cara bercocok tanam. Peta Firman “Liok Tho”, yang didapatkan dari seekor ikan besar. Menemukan Kompas dan membuat penanggalan Im Lek.

Istrinya yang bernama Lei Zu adalah penemu sutra yang ditenunnya dari kepompong ulat sutra dan bersama Baginda menciptakan alat tenun, pakaian Hian Ik (pakaian harian) dan Hong Siang (pakaian upacara).

Memperkenalkan segala bentuk kesenian.

Menteri Hu Cu penganjur pertama memakai topi dan I Cik pembuat sepatu bagi bangsanya.

Sejarah singkat dapat dilihat pada Shennong Classics of Traditional Chinese Medicine
Nabi Purba, Kaisar pertama dan Raja Kebudayaan Huang Di 黃帝(2698 – 2596 SM)
Karya besar yang terjadi pada masa itu:

Menteri Ie I membuat kereta beroda, sedangkan Kiong Ko bersama Ho Ti membuat perahu dangan dayung.

Menteri Ki Pe menyusun dan mengurus akan penyakit dan obatnya.
Menteri Yong Sin menemukan teropong untuk penelitian dan pertahanan dari serangan bangsa lain.

Menteri Wang Kun, menemukan dupa. Menteri I Bo menemukan gendewa dan anak panah. Pasar dan perdagangan ditertibkan dengan dibuatnya timbangan, mata uang dan undang-undang ukuran.

Merintis pembuatan keramik, perkakas rumah, dan alat kesenian. Penyusunan Tata Ibadah Persembahyangan untuk hormat kepada Tuhan. Yang pertama menyusun Tata Pemerintahan dan menamakan kerajaannya dengan Yu Him Kok, oleh karena itu beliau dikenal sebagai kaisar pertama. Sejarah Singkat dapat dilihat pada Yellow Emperor.

Nabi Suci Yao (堯) (masa pemerintahan 2357 – 2255 SM)
karyaNya adalah :
mengajarkan bagaimana masyarakat mencamkan benar-benar Kebajikan yang gemilang nan- mulia itu – yang dikenal sebagai Yao Tian.

Pembantunya Ie menuntaskan pekerjaan ayahnya Kun dalam mengendalikan banjir (nantinya mendirikan Dinasti He).

Pembantunya Ku Yau, merumuskan sembilan kebajikan yang isinya;
Keramah-tamahan hendaknya disertai kewibawaan, Kelemah-lembutan hendaknya disertai kebulatan tekad. Kejujuran hendaknya disertai kewajaran. Kecakapan memimpin hendakanya disertai kewaspadaan. Kepatuhan hendaknya disertai kemampuan
Ketulusan hati hendaknya disertai kelembutan. Kesederhanaan hendaknya disertai kesucian. Kekerasan hati hendaknya disertai kemantapan. Keperkasaan hendaknya disertai kebenaran.
He dan Hie menghitung dan membakukan dasar penanggalan Im Lik
Shun, yang akhirnya diangkat menjadi penganti Baginda Yao, sekaligus menjadi pembantu beliau.

Sejarah Singkat dapat dilihat pada Yao the Ruler
Nabi Suci Shun (舜) (masa pemerintahan 2255 – 2205 SM)
KaryaNya: Shun Tian – yang dikenal sebagai Wu Ta Tao (Lima Hubungan)
Ketulusan diantara raja dengan menteri. Kepengasuhan diantara ayah dengan anak
Kewajiban diantara suami dengan istri. Keselarasan diantara kakak dengan adik.
Kepercayaan diantara sahabat dengan teman. Menteri Ie: menteri pembangunan (menteri Kesusilaan lalu mengantikan ayahnya). Menteri Ku Yau: menteri kehakiman dan panglima perang. Menteri Siat: Menteri pendidikan. Menteri Hu Ci: menteri pertanian
Menteri Ik: menteri urusan umum. Menteri Kwie: menteri urusan musik/kesenian
Menteri Chwee: menteri pembangunan. Sejarah singkat dapat dilihat pada Shun - Chinese Leader.

Da Yu (大禹), pendiri Dinasti He (masa pemerintahan 2205 – 2197 SM)
KaryaNya:
menerima wahyu “Luo Shu” 洛書 (kitab sungai Luo yang muncul diatas kura-kura besar, yang dikenal sebagai “Rencana Agung dengan Sembilan Pokok Bahasan.”
Sejarah singkat dapat di lihat pada Yu the Great.

Baginda Shang Tang (Zi Lu) 商湯 (子履), pendiri Dinasti Shang 商朝 (1766 – 1122 SM)
KaryaNya:
Mengajarkan tentang menjadi rakyat/manusia senantiasa baharu. (terdapat dalam kitab Ta Xue II:1)

Menjabarkan tanda-tanda suci Pat Kwa di dalam wahyu Gui Zang/pulang kepada yang gaib, yang sistemnya menjadikan trigram Khun(bumi) sebagai trigram nyata.
Sejarah singkat dapat dilihat pada Tang of Shang.

Raja Wen Wang (周文王), pendiri Dinasti Zhou (1122 – 255 SM)
KaryaNya:
Menerima Wahyu Tan Su yang di kenal sebagai Ho Tian Pa Gua.
Sejarah singkat dapat dilihat pada King Wen of Zhou or Zhou Dynasty.

Nabi Kongzi (551 – 479 SM) Sebagai penerus Ru Chiao
Tzong Yong XXIX: 1 “Tiong Ni (Zhong Ni – pangilan pada Nabi Khong Tze) meneruskan ajaran Giau (Yao) dan Sun (Shun), mengembangkan ajaran Raja Bun (Wen Wang) dan Bu (Wu); di atas sesuai dengan peredaran alam semesta, dan di bawah sesuai dengan hukum air dan tanah.” Dan di dalam kitab
Lun Yu VII: 1 Nabi bersabda, “Aku hanya meneruskan, tidak mencipta. Aku sangat menaruh percaya dan suka kepada (Ajaran dan Kitab-kitab) yang kuno itu (Ju Chiao – Agama Ju yang sudah berumur 5000 thn). Aku ingin dapat membandingkan diriKu dengan Loo Phing (Lao Peng, seorang menteri pada Dinasti Shang).”

Nama Nabi Kongzi
Sang Bunda memberi nama – “Tiong Ni” yang artinya ‘Putera ke dua dari Bukit Ni.’ Nama lengkap adalah Khong Khiu alias Tiong Ni.

Para murid memanggilnya Kongzi (孔子) – Guru besar Kong
Sarjana-sarjana barat menyebutnya “Confucius”
Kampung kelahiran – “Chiang Ping, Kota Zou Yi , Negeri Lu, jazirah Shantung di lahirkan dilembah Khong Song.

Tanda-tanda pada kelahiran Nabi KongHuCu
Pada malam suci tanggal 27 Pig Gwee – atau tanggal 28 September 551 SM.
Munculnya 2 ekor naga berjaga-jaga di dekat bangunan tua di lembah Kongsung.
Diangkasa terlihat 5 malaikat tua yang sedang turun kehalaman rumah dan bersama berjalan masuk keserambi rumah. Bintang Kutub Utara memancarkan cahaya yang gemilang. Terdengar suara musik yang merdu alun suaranya yang datang dari pemain musik di angkasa. Terdengar sabda, “Tuhan YME telah berkenan menurunkan seorang putera yang Nabi.” Langit jernih, bumi terasa damai dan tenteram,
Angin sepoi-sepoi, matahari bersinar hangat, dan Pada tubuh sang bayi, nampak tanda luar biasa.

Karya Nabi Kongzi
Nabi melewatkan hari tuanya untuk menyempurnakan susunan Kitab Wu Jing dan mempersembahkan semua karya-karyanya kepada Tuhan YME
五 經 Wu Jing - Five Classics (The five books of old testement):
詩經 Shi Jing (Shi Jing) - Book of Odes
書經 Shu Jing (Classic of History) - Book of History
易經 Yi Jing (I Ching) - Book of Change
禮經 Li Jing (Classic of Rites) - Book of Rites
春秋經 Chunqiu Jing (Spring and Autumn Annals) - Spring and Autumn Annals
Dan ada 3 kitab tambahan seperti :
Kitab Musik (Yueh Jing),
Kitab Shu Ching dan
孝經 - Xiao Jing - Kitab Bakti
Nabi mengerjakan semua ini dengan bantuan oleh murid-murid angkatan muda yang kemudian Nabi mempersembahkan karya-karyaNya kepada Tuhan YME.

http://matakin.or.id/page.php?page=sejarah-agama-khonghucu