Selasa, 17 Mei 2016

News: Penampakan Cangkul Maut Yang Tewaskan Buruh Pabrik Di Tangerang

Eno Parihah (18), buruh pabrik pelastik, tewas dengan kondisi mengenaskan di messnya di Jatimulya, Kosambi, Dadap, Kabupaten Tangerang. Gadis asal Serang, Banten itu tewas akibat kekerasan cangkul.

Cangkul tersebut menjadi alat untuk membunuh korban. Saat ini, cangkul dengan ukuran gagang 65 Cm itu sudah ada di Labfor untuk diperiksa.
Selain cangkul, barang bukti lainnya seperti kasur di kamar korban dan pakaian korban, juga dibawa ke Laboratorium Forensik untuk dilakukan swipe darah.

Eno ditemukan tewas pada Jumat (13/5) sekitar pukul 08.45 WIB. Korban ditemukan oleh 2 teman kamarnya, Eroh dan Tikroh yang juga satu kampung dengan korban di Serang, Banten.

Saat itu, keduanya baru saja pulang sehabis bekerja shift malam di sebuah pabrik di kawasan Dadap, Tangerang. Keduanya mendapati pintu kamar dalam keadaan tergembok dari luar.

Kedua saksi kemudian meminta temannya, Yaya untuk membuka dengan menggunakan kunci cadangan. Namun rupayanya, tidak ada yang cocok dengan kunci yang dimiliki pihak pabrik.

Dengan disaksikan Eroh dan Tikroh, Yaya kemudian mendobrak pintu kamar tersebut. Setelah terbuka, kedua teman wanita korban menjerit histeris setelah mendapati Eno dalam keadaan sudah tidak bernyawa, terlentang di atas kasur berlumuram darah.

Para karyawati pabrik itu lantas menghubungi pihak HRD pabrik yang selanjutnya diteruskan dengan melapor ke Polsek Teluknaga. Polisi melakukan olah TKP dan mengambil keterangan para saksi saat itu juga.

Setelah dilakukan penyelidikan, tim gabungan dari Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya yang dipimpin AKBP Eko Hadi Santoso, dan Kanit V Resmob Kompol Handik Zusen, Kanit IV Resmob Kompol Teuku Arsya Khadafi dan Kanit III Subdit Jatanras Polda Metro Kompol Awaludin Amin serta Polsek Teluknaga dan Polres Tangerang Kota, pelaku berhasil terungkap.

Saat ini polisi sudah mengamankan 3 orang, yang salah satunya berinisial A yang diduga kuat sebagai pelakunya. Dugaan kuat mengarah kepada A lantaran ia kedapatan memiliki handphone korban.

https://www.facebook.com/DivHumasPolri/photos/a.184838644878333.51797.117740101588188/1335823019779884/?type=3&theater* www.ayojambi.com/