Kamis, 23 Desember 2010

Wanita Yang Bijaksana Di Jaman Dahulu (#1)

Sejak jaman dulu hingga sekarang banyak sekali kaum wanita di Tiongkok yang tercatat dalam sejarah sebagai wanita yang bijaksana. Karena terlampau banyak, maka disini hanya diuraikan beberapa wanita saja yang dianggap penting karena telah mendidik anak-anaknya hingga menjadi orang-orang yang ternama.
Pepatah Tionghoa mengatakan orang-orang bijaksana yang kemudian mendapat nama yang begitu tinggi dan mulia, kebanyakan adalah dari pendidikan sang ibu. Sebagaimana diketahui, kedudukan kaum ibu sangat penting baik dalam pendidikan maupun dalam masyarakat. Saat ini sering dikatakan pendidikan anak-anak kita ddalam rumah tangga, hanya tergantung pada kebijaksanaan kaum ibu, ringkasnya dapat dibilang pendidikan sang ibu mempunyai kedudukan yang sangat penting bagi anak-anak kita dikemudian hari, maka sebagian besar pendidikan rumah tangga, tergantung pada kaum ibu.

Menurut uraian dari Lu Xun Go, Xian Sheng, tentang pendidikan ibu-ibu dari jaman dahulu kala, dibagi menjadi beberapa bagian :
1. Ibu yang sopan, sang ibu mendidik anak-anaknya dan mengatur rumah tangganya dengan peri kesopanan.
2. Ibu yang jujur, sang ibu mendidik anak-anaknya dengan perilaku jujur agar anak-anaknya dikemudian hari menghadapi segala sesuatu dapat berlaku jujur, tidak serong dancurang.
3. Ibu yang cinta kasih, sang ibu mendidik anak-anaknya supaya mempunyai perasaan halus, mencinta dan menyayang segala sesuatu.
4. Ibu yang adil, sang ibu bila mengetahui anak-anaknya berbuat kekeliruan selalu memberi petunjuk-petunjuk yang benar dan tidak akan mempersalahkan anak-anak yang lain.
5. Ibu yang suci, ibu yang melarang anak-anaknya dikemudian hari berlaku hanya mau menguntungkan diri sendiri.
6. Ibu yang bijaksana ialah ibu yang tahu tentang baik dan buruk, bahagia dan celaka.

Untuk membicarakannya secara lengkap, tentu sangatlah sulit, maka disini hanya diuraikan beberapa ibu saja yang perlu diketahui oleh umum, bagaimana mereka mendidik anak-anaknya sehingga menjadi orang besar. Seperti juga Kongzi, beliau bukan saja salah satu diantara orang besar di Tiongkok bahkan beliau adalah seorang besar di dunia, kebesarannya tak lain adalah berkat pendidikan sang ibu. Dan leluhur langsung dari Kongzi, menurut catatan-catatan dari kitab Kongzi adalah pujangga Xie, pendidikannya juga dari sang ibu.

Ibu dari pujangga Xie, bernama Jian Di, salah satu istri dari baginda Di Ku (sebelum tahun masehi 2435). Jian Di mengetahui benar tentang apa yang disebut peri kebajikan dan perbuatan-perbuatan manusia dan ia juga mengerti tentang ilmu alam, suka mengasihi dan menolong sesama manusia yang berada dalam kesulitan. Setelah besar Xie dididik tentang tingkatan-tingkatan bahwa apa yang dibilang kesopanan, tidak lebih dan tidak kurang adalah satu macam pelajaran menurut tingkatan Xia adalah seorang yang bijaksana dan berperi cinta kasih, maka kemudian oleh baginda Yao ia diangkat sebagai menteri pendidikan untuk mendidik rakyat supaya mengerti kesopanan. Sambung……..