Senin, 28 Februari 2011

Ditemukan Tempayan Kuburan Kuno

JAMBI, TRIBUNJAMBI.COM - Benda-benda peninggalan prasejarah ditemukan oleh Muhammad Busri (56) warga Desa Sungai Gelam, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, awal Januari lalu.

Satu buah tempayan yang digunakan sebagai kuburan kuno, terbuat dari tanah liat berwarna coklat dengan tekstur agak halus dan padat ditemukan Busri di belakang rumahnya saat mau menggali tanah untuk septictank.
Tempayan kuburan tersebut berbentuk badan bulat lonjong tanpa lingkar kaki, dengan bahu landai hingga batas leher, tinggi 37 cm dan berdiameter 33 cm. Bersamaan dengan tempayan kubur ditemukan juga 7 buah periuk, 2 buah kendi, 1 buah senjata berupa parang, dan 2 buah mata uang logam (koin).

Kepala Seksi Pelestarian Pemanfaatan Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Jambi Rusmeijani Setyorini didampingi stafnya Novie Hari Putranto kepada Tribun, Minggu kemarin mengakui adanya temuan benda cagar budaya berupa tempayan kuburan, periuk, kendi, senjata dan uang logam.

Setyorini menduga, benda-benda cagar budaya tersebut berasal dari masa tradisi prasejarah. "Masa tradisi prasejarah itu terus berlangsung hingga sekarang. Pelestarian awal kita lakukan peninjauan lokai penemuan seperti yang dilaporkan oleh M Busri kepada kita," ungkap Setyorini.

Menurut dia, temuan ada kemiripan dengan Situs Lebak Bandung Jambi, dan Situs Sentang Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan.

Dikatakannya, temuan itu di belakang rumah Busri Jalan Bumi Perkemahan RT 02 Sungai Gelam, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi. "Kita sudah minta Balai Arkeologi Palembang untuk meneliti benda-benda cagar budaya itu. Dan Jumat lalu, tim dari Arkeologi sudah turun ke lokasi," ujarnya.

http://jambi.tribunnews.com/2011/02/28/ditemukan-tempayan-kuburan-kuno